By Isnandar Teguh Hendra Kusuma on 9:55 AM
Sugito Martodiwiryo
Paragraf / Alinea
Paragraf atau Alinea adalah merupakan bagian karangan yang terdiri atas beberapa kalimat yang berkaitan secara utuh dan padu serta membentuk satu kesatuan pikiran.
Syarat syarat paragraf yang baik :
1 . Kepaduan Paragraf
Dalam merangkai kalimat di haruskan untuk mencapai kepaduan sehingga bertalian secara logis dan padu. Oleh Karena itu agar kalimat kalimat bertahan secara logis dan padu , gunakanlah kata penghubung.
Contoh :
Indonesia adalah salah satu Negara dengan penduduk terbanyak di dunia. Bahkan menurut data Indonesia masuk kedalam posisi di 5 besar. Walaupun di Indonesia itu sendiri sangat kental dan kuat dalam pemberdayaan melakukan KB (keluarga berencana). Tetapi tetap saja angka kelahiran masih yang tidak diharapkan dan masih ditingkat yang sangat tinggi. Akibatnya Negara tidak memiliki kapasitas yang sanggup dalam memperluas lapangan pekerjaan sesuai dengan jumlah penduduk Indonesia bahkan tingkat pengangguran juga menjadi tingkat tertinggi.
2. Kesatuan Paragraf
Yang dimaksud kesatuan adalah tiap paragraph hanya mengandung satu pokok pikiran
yang diwujudkan dalam kalimat utama. Hal ini terbagi atas dua , yaitu paragraf
deduktif , yang merupakan kalimat utama diletakkan di awal paragraf sedangkan
paragraf deduktif adalah kalimat utama diletakkan di akhir paragraf.
Contoh paragraf deduktif
Hingga saat ini Indonesia masih tercatat sebagai salah satu negara dengan penduduk
terbesar dan terbanyak dan salah satu yang 5 besar di dunia. Berdasarkan data dari
tahun ke tahun , Indonesia cukup mengalami peningkatan yang cukup signifikan
pada angka kelahiran. Akibatnya Indonesia juga harus mampu berusah kuat
memajukan perekonomiannya demi mencapai kesejahteraan rakyat dan penduduknya
yang cukup banyak.
Contoh paragraf deduktif
Indonesia seharusnya mampu berusaha kuat memajukan perekonomiannya demi
Mencapai kesejahteraan rakyat dan penduduknya yang cukup banyak. Berdasarkan
Data dari tahun ke tahun , Indonesia cukup mengalami peningkatan yang cukup
Signifikan pada angka kelahiran. Jadi dapat disimpulkan bahwa saat ini Indonesia
masih tercatat sebagai salah satu negara dengan penduduk tersbesar dan terbanyak
serta menjadi salah satu yang 5 besar di dunia.
3. Kelengkapan Paragraf
Kelengkapan paragraf dikatakan lengkap apabila di dalamnya terdapat kalimat kalimat
Penjelas secara lengkap untuk menunjukkan pokok pikiran atau kalimat utama. Ciri
ciri kalimat penjelas adalah berupa rincian , keterangan , contoh , dan lain-lain.
Contoh :
Indonesia adalah salah satu negara dengan penduduk terbesar di dunia. Akibatnya
banyak penduduk yang mengalami masalah masalah dengan contoh seperti
pengangguran , kemiskinan , dan lain lain. Dan ini menjadikan sebab akibat dalam
ekonomi Indonesia yang tertinggal jauh dengan negara negara lain.
Pengembangan Paragraf
1. Cara Pertentangan
Pengembangan paragraf dengan cara pertentangan biasanya menggunakan ungkapan
Ungkapan seperti berbeda dengan, sedangkan , lain halnya dengan , akan tetapi ,
dan bertolak belakang dari.
Contoh :
Kekuatan tim sepakbola Chelsea yang berasal dari Inggris kini sangat jauh berbeda dari
Chelsea pada jaman 2000an. Dimana dengan Chelsea yang sekarang , mereka lebih memiliki kulitas tim dan pemain yang berhasil juara dan menjadi tim yang patut di segani di kawasan Inggris maupun Eropa.
2. Cara perbandingan
Pengembangan paragraf dengan cara perbandingan biasa menggunakan ungkapan
Seperti seruan dengan, seperti halnya , demekian juga , sama dengan , sejalan dengan ,
akan tetapi , sedangkan , dan sementara itu.
Contoh :
‘Kereta!’. Begitulan seruan buat sepeda motor di daerah Aceh. Seperti halnya di Aceh , di Medan pun menggunakan seruan kereta untuk menyebut sepeda motor. Akan tetapi , di lampung , jambi , di sana menyebut sepeda motor itu dengan nama Honda. Lain halnya dengan kota kota di jawa yang menyebutnya dengan motor.
3. Cara Analogi
Analogi adalah bentuk pengungkapan suatu objek yang di jelaskan dengan objek lain
yang memiliki kesamaan atau kemiripan.
Contoh :
Dalam suatu persahabatan harus terjalin hubungan yang terikat erat dan tidak saling membohongi satu sama lainnya. Ibaratnya untuk tidak seperti musang berbulu domba.
Harus saling menjaga kepercayaan masing masing.
4. Cara Contoh
Kata seperti , misalnya , contonya , dan lain lain adalah ungkapan ungkapan dalam
Pengembangan dalam mengembangkan paragraph dengan contoh.
Contoh :
Setiap manusia membutuhkan banyak vitamin C. Vitamin C itu sendiri banyak terkandung di buah buahan. Buah buahan yang banyak mengandung vitamin C , contohnya jeruk , jambu biji , mangga dan banyak lainnya.
5. Cara Sebab Akibat
Pengembangan paragraph dengan cara sebab akibat dilakukan jika menerangkan suatu
Kejadian , baik dari segi penyebab maupun dari segi akibat.
Contoh :
Seharusnya Negara kita , Indonesia bisa dan harusnya lebih maju di bandingkan Negara Negara lain di Asia tenggara dalam bidang sepakbola. Padahal kita memiliki kualitas pemain yang tak kalah bagusnya dari Negara lain. Akibatnya kita masih kalah dengan Thailand yang padahal liga sepakbola lokalnya kalah jauh dari Negara kita. Oleh karena itu kita perlu mengoreksi diri demi memajukkan sepakbola kita.
6. Cara Definisi
Adalah , yaitu , ialah , merupakan adalah kata kata yang di gunakan dalam
Mengembangkan paragraph dengan cara definisi.
Contoh :
Adik saya seorang gamer. Gamer itu sndiri adalah pemain game, atau bisa di bilang maniak nge game. Jadi gamer itu merupakan orang yang selalu atau senang memainkan game di computer atau playstation sejenisnya.
7. Cara Klasifikasi
Cara klasifikasi adalah pengembangan paragraph melalui pengelompokan berdasarkan
ciri ciri tertentu.
Contoh :
Uang palsu banyak beredar di pasaran di mana mana sekarang ini. Hal ini dengan hampir mirip dan tidak berbeda jauh dengan aslinya. Oleh karena itu kita harus pintar dalam memilih dan mengetahui perbedaan yang mana asli dan yang palsu dengan di bagi 3 cara. Tiga cara tersebut yaitu di lihat , diraba , dan diterawang. Kita berharap agar tidak banyak terjadi penipuan uang palsu.
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
By Isnandar Teguh Hendra Kusuma on 7:26 AM
- Riset Pemasaran.
- Analisis kuantitatif.
- Metode kualitatif.
- Pasar profitabilitas.
- PEST analisis (Politik, Ekonomi, Sosial, Teknologi).
- Penelitian Pasar studi.
PEST analisis merupakan akronim untuk Politik, Ekonomi, Sosial, dan Teknologi faktor eksternal. Analisis kuantitatif. Metode kualitatif. Pasar profitabilitas
Tujuan utama dari pembelajaran unit ini adalah untuk memahami konsep kunci dan alat dari pasar internasional dan penelitian cara terbaik untuk menerapkannya.
Riset Pemasaran Internasional
Ringkasan:
Langkah pertama yang budding ekspor perusahaan harus mengambil adalah untuk mengevaluasi potensi penjualan di setiap pasar asing. Satu harus diingat bahwa terdapat lebih dari 200 negara yang menunjukkan bahwa kami mungkin harus mengevaluasi sejumlah besar informasi. Untuk alasan ini banyak eksekutif ketika menghadapi dilema ini cenderung memilih untuk pasar saham yang berafiliasi dengan beberapa budaya mereka sendiri. Inggris eksportir lebih memilih untuk Irlandia, Amerika Serikat dan Uni Eropa, sedangkan Spanyol eksportir cenderung pendekatan Amerika Latin atau Uni Eropa.
Definisi pasar. Dalam pemasaran, istilah pasar merujuk kepada kelompok atau organisasi konsumen yang tertarik dengan produk, memiliki sumber daya untuk membeli produk, dan diperbolehkan oleh undang-undang dan peraturan lainnya untuk mendapatkan produk. Diawali dengan jumlah penduduk, berbagai istilah yang digunakan untuk menggambarkan pasar berdasarkan tingkat semakin kecil:
- Total populasi.
- Potensi pasar: mereka yang total penduduk yang mempunyai kepentingan dalam mendapatkan produk.
- Tersedia pasar: orang-orang dalam yang memiliki potensi pasar cukup uang untuk membeli produk.
Berkualitas tersedia pasar: mereka yang tersedia di pasar yang secara legal diizinkan untuk membeli produk.
- Target pasar: segmen dari pasar yang tersedia kualifikasi perusahaan telah memutuskan untuk melayani (yang melayani pasar).
Merambah pasar: orang-orang di pasar sasaran yang telah membeli produk.
Pasar Keuntungan
Meskipun berbagai perusahaan di pasar yang berbeda akan memiliki tingkat profitabilitas, rata-rata keuntungan pasar yang potensial untuk dapat digunakan sebagai panduan untuk mengetahui seberapa sulitnya untuk membuat uang di pasar. Michael Porter tipu daya yang berguna kerangka untuk mengevaluasi daya tarik sebuah industri atau pasar. Kerangka ini, dikenal sebagai Porter lima kekuatan, mengidentifikasi lima faktor yang mempengaruhi pasar profitabilitas:
Pembeli daya
Pemasok daya
Hambatan untuk masuk
Ancaman produk subsitusi
Persaingan antara perusahaan dalam industri
A PEST analisis merupakan analisis eksternal makro-lingkungan yang akan mempengaruhi semua perusahaan. P.E.S.T. merupakan akronim untuk Politik, Ekonomi, Sosial, dan Teknologi faktor eksternal makro-lingkungan. Biasanya eksternal faktor tersebut berada di luar kontrol perusahaan dan kadang-kadang hadir sebagai ancaman. Untuk alasan ini, beberapa mengatakan bahwa "hama" adalah istilah yang tepat untuk faktor-faktor ini. Namun, perubahan dalam lingkungan eksternal juga menciptakan peluang baru dan huruf kadang rearranged untuk membangun lebih optimis dari istilah LANGKAH analisis. Banyak makro-faktor lingkungan yang spesifik dan negara-PEST analisis yang perlu dilakukan untuk kepentingan semua negara. Berikut adalah contoh dari beberapa faktor yang mungkin perlu dipertimbangkan dalam analisis PEST.
Riset, Pemasaran, Internasional, PEST analisis, merupakan, akronim, Politik, Ekonomi, Sosial, Teknologi, faktor, eksternal, Analisis, kuantitatif, Metode, kualitatif, Pasar, profitabilitas
http://id.reingex.com/id85.asp
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Citra produk
By Isnandar Teguh Hendra Kusuma on 7:05 AM
Mengangkat Citra Produk Ekspor Berkelas Melalui Penyelenggaraan Trade Expo Indonesia
Trade Expo Indonesia (TEI) alias Pameran Produk Ekspor 2007 yang merupakan ajang pertemuan antara produsen barang dan jasa nasional dengan para pembeli luar negeri akan digelar di Jakarta Int'l Expo-Kemayoran Jakarta pada tanggal 23 hingga 27 Oktober 2007 mendatang, di rencanakan akan dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Kepala BPEN, Bachrul Chairi mengatakan bahwa TEI 2007 bertujuan untuk menciptakan wahana dalam mempromosikan produk-produk ekspor non migas Indonesia yang berkualitas, bernilai tambah dan berdaya saing tinggi. Pameran yang selenggarakan tiap tahun sejak tahun 1985 kondang dengan nama PPE, kini TEI mulai tahun 2006 hingga 2010 mengusung tema besar "Serving Global Market" disamping tema khusus untuk TEI ke-22 tahun ini adalah "Innovative Design, Local Value Contemporary Spirit".
Pada penyelenggaraan kali ini, akan dikemas dengan semangat diversifikasi produk yang mencerminkan potensi produk Indonesia, dalam rangka menunjang 10+10+3, yaitu meningkatkan daya saing ekspor 10 produk utama, 10 produk potensial dan 3 produk jasa, kilah Bachrul. Produk utama terdiri dari ; udang, kopi, minyak sawit, kakao, karet, tekstil, alas kaki dan barang elektronik. Kemudian yang termasuk produk potensial adalah ; produk kerajinan, produk ikan, medical herbs, kulit dan produk kulit, makanan olahan serta perhiasan. Sedangkan 3 produk jasa adalah Teknologi Informasi, Tenaga kerja dan Desain.
Ajang promosi skala Internasional dengan menggunakan total areal sebesar 55,6 ribu meter persegi terdiri dari 7 hall dan satu kavling open space ini, diharapkan akan lebih marak dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya. Produk-produk perhiasan, aksesoris, herbal, peralatan kantor, kulit dan produk kulit, rempah-rempah, spa, bahan bangunan, keramik, hortikultura dan produk plastik akan menempati Hall A. Di Hall B, akan ditampilkan produk-produk mebel, peralatan dapur dan rumah tangga lainnya. Hall C akan diisi dengan produk-produk elektronika, alas kaki, peralatan medis, peralatan olahraga, dan produk kimia. Hall D1 dimana merupakan anjungan produk-produk utama, akan diisi oleh produk-produk Indonesia yang sudah dikenal diberbagai negara, seperti minyak sawit, karet dan produk karet, tekstil dan produk tekstil, udang dan karet. Hall D2 menampilkan produk kreatif, sedangkan Hall E akan memajang produk perikanan, kopi, kakao dan produk makanan dan minuman.
TEI 2007 dipersiapkan untuk menghimpun 1.500 perusahaan peserta dan diperkirakan akan dihadiri sebanyak 4.000 importir dari 110 negara, jumlah pengunjung ditaksir akan mencapai 15.000 orang. Untuk para tamu importir dari mancanegara, selama pameran berlangsung akan diselenggarakan forum bisnis bertema Trade, Tourism & Investment, dengan harapan untuk menambah pemahaman tentang produk Indonesia, juga memperkenalkan pariwisata dan kesempatan investasi. Selama pameran juga akan dipertunjukkan kesenian dari berbagai daerah.
Untuk menyukseskan penyelenggaraan TEI 2007, pada tanggal 22 Agustus 2007 Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu telah melakukan pertemuan dengan para Duta Besar negara sahabat dan perwakilan Kamar Dagang asing di Jakarta, disamping telah dilakukan penyebaran undangan kepada para importir asing melalui Kedutaan Besar RI diberbagai negara.(wd)
Referensi: http://www.nafed.go.id/bindo/mediacenter.php?ctrl=info&idberita=78
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
By Isnandar Teguh Hendra Kusuma on 6:26 AM
Contoh pengklasifikasian Produk berdasarkan Manfaatnya :
1.Nilai Ekonomis ( Harga Terjangkau semua kalangan )
Segmentasi Manfaat Demografis Prilaku Psikografis
1.Mie Instant ( Rp. 800 – Rp.1000/ bungkus)
2.Pasta Gigi (Rp.2500 – Rp. 3500/190gr)
3.Lotion anti nyamuk (Rp.500/8gr)
4.Detergen (Rp.4500 – Rp.5000/650gr)
5.Shampo Keluarga (Rp.250 – Rp.500/5ml)
6.Sabun Mandi (Rp. 1500 – Rp.1800/buah)
7.Susu kental Manis (Rp.800 – Rp.1000/ saset)
8.Air Mineral isi ulang(Rp.1000-Rp2000/gallon)
9.Sabun pencuci piring plus buah buah
(Rp.2500-Rp.4000/800Ml)
10.Pewangi pakaian
(Rp. 500/Sascet)Semua kalangan ( Mengengah kebawah, maupun ke atas )
Semua kalangan ( Mengengah kebawah, maupun ke atas )
Semua kalangan ( Mengengah kebawah, maupun ke atas
Semua kalangan ( Mengengah kebawah, maupun ke atas )
Semua kalangan ( Mengengah kebawah, maupun ke atas )
Semua kalangan ( Mengengah kebawah, maupun ke atas )
Semua kalangan ( Mengengah kebawah, maupun ke atas )
Semua kalangan ( Mengengah kebawah, maupun ke atas )
Semua kalangan ( Mengengah kebawah, maupun ke atas )
Semua kalangan ( Mengengah kebawah, maupun ke atas )
Pengguna keseharian
Pengguna keseharian
Pengguna keseharian
Pengguna keseharian
]
Pengguna keseharian
Pengguna keseharian
Pengguna keseharian
Pengguna keseharian
Pengguna keseharian
Pengguna keseharian
Orang yang ingin makan Mie dengan harga yang terjangkau.
Orang membutuhkan pasta gigi dengan harga yang terjangkau.
Orang yang membutuhkan Lotion anti nyamuk dengan harga terjangkau dan kapasitas minimum.
Orang yang membutuhkan untuk membersihkan pakaian dan memiliki dana yang terbatas.
Seluruh anggota keluarga tak ternatas usia maupun jenis kelamin yang ingin dan dengan harga terjangkau.
Orang yang membutuhkan sabun mandi yang berkualits sedang dengan harga yang terjangkau.
Semua orang yang membutuhkan susu untuk pemenuhan gizi dengan harga yang terjangkau.
Semua orang yang membutuhkan air mineral isi ulang dengan harga yang ekonomis.
Semua orang yang membutuhkan sabun pencuci piring dengan harga yang cukup terjangkau.
Semua orang yang ingin mewangikan pakaiannya namun dengan harga yang sangat terjangkau.
1.Kosmetik
Segmentasi Manfaat Demografis Prilaku Psikografis
1. Pelembab Wajah (penjaga kulit wajah dari sengatan matahari))
2. Alas bedak (melapisi kulit wajah sebelum menggunakan bedak agar tahan lama)
3. Perona pipi (pemberi aksen warna di kulit wajah bagian pipi)
4. Pewarna Bibir ( pemberi aksen wana bibir agar terkesan segar)
5. Minyak wangi(memberikan keharuman yang tahan lama bagi yang menggunakannya )
6. Krim Penghilang Noda ( menghilangkan noda pada wajar akibat luka maupun bekas jerawat )
7. Lotion pemutih Kulit( memutihkan kulit tubuh bagian luar)
8. Lotion anti kerut ( memberikan manfaat bagi si pemakai agar kerutan di bagian wajah bias di minimalisasi)
9. Lulur ( dapat mengankat kotoran yang sulit terangkat dari tubuh )
10. Cat rambut ( memberikan warna untuk rambut sesuai dengan keinginan
Kalangan menengah dan menengah atas
Kalangan menengah dan menengah atas
Kalangan menengah dan menengah atas
Semua kalangan
Semua kalangan
Kalangan menengah dan menengah atas
Kalangan menengah dan menengah atas
Kalangan menengah dan menengah atas
Kalangan menengah dan menengah atas
Kalangan menengah dan menengah atas
Pengguna sewaktu waktu
Pengguna sewaktu waktu
Pengguna sewaktu waktu
Pengguna keseharian
Pengguna keseharian
Pengguna keseharian
Pengguna keseharian
Pengguna keseharian
Pengguna sewaktu waktu
Pengguna sewaktu waktu
Orang yang membutuhkan.
Orang yang membutuhkan.
Orang yang membutuhkan.
Orang yang membutuhkan.
Orang yang membutuhkan.
Orang yang membutuhkan.
Orang yang membutuhkan.
Orang yang membutuhkan.
Orang yang membutuhkan.
Orang yang membutuhkan.
1.Barang Elektronik
Segmentasi Manfaat
Demografis Prilaku Psikografis
1. Televise ( layar datar & warna sangat jelas)
2. Radio ( memiliki banyak fungsi)
3. Computer
4. DVD Player ( memiliki banyak fungsi seperti VCD,CD,MP3 dll)
5. Kipas Angin ( dapat diatur ketinggiannya dan tingkat pemutaran kipasnya )
6. Ac ( pendingin ruangan )
7. Mesin Cuci ( dapat membantu mencuci pakaian secara otomatis )
8. MP3 Player
9. Kulkas ( pendingin dan tempat penyimpanan makanan agar lebih tahan lama )
10. Telepon genggam ( alat komunikasi jarak jauh )
Kalangan menengah dan menengah atas
Kalangan menengah dan menengah atas
Kalangan menengah dan menengah atas
Kalangan menengah dan menengah atas
Kalangan menengah dan menengah atas
Kalangan menengah dan menengah atas
Kalangan menengah dan menengah atas
Kalangan menengah dan menengah atas
Kalangan menengah dan menengah atas
Kalangan menengah dan menengah atas
Pengguna keseharian
Pengguna keseharian
Pengguna sewaktu waktu
Pengguna sewaktu waktu
Pengguna sewaktu waktu
Pengguna keseharian
Pengguna sewaktu waktu
Pengguna sewaktu waktu
Pengguna sehari hari
Pengguna sewaktu waktu
Orang yang membutuhkan hiburan
Orang yang membutuhkan hiburan
Orang yang ingin menyelesaikan tugas
Orang yang membutuhkan hiburan
Orang yang merasa kepanasan
Orang yang merasaakan panas
Orang yang ingin memcuci pakaian
Orang yang membutuhkan hiburan
Orang yang ingin menyimpan makan
Orang yang ingin berkomunikasi jarak jauh
Kesehatan
Segmentasi Manfaat Demografis Prilaku Psikografis
1. Obat sakit kepala (meredakan sakit kepala)
2. Menghilangkan masuk angin ( oeang pintar memilihnya)
3. Suplemen penambah stamina (segar sepanjang hari)
4. Gula rendah kalori ( menjaga kadar dula dalam darah seseorang)
5. Susu bayi (dengan DHA dan La mengandung zat besi bergizi tinggi)
6. Green tea ( the hijau tidak membuat gemuk )
7. Minuman berserat ( memenuhi serat yang dibutuhkan setiap hari )
8. Penambah nafsu makan bagi anak anak ( dengan curcuma dan sari trmu lawak membuat anak anak menjadi ingin makan )
9. Minyak goreng ( dengan 7x penyariangn membuat minyak menjadi rendah kalori dan tidak menaikan kolesterol )
10. Pelega tenggorokan ( menghilangkan bau mulut dan menjadikan tenggorokan lega ) Semua kalangan
Semua kalangan
Semua kalangan
Kalangan menengah dan atas
Kalangan menengah dan menengah atas
Kalangan menengah dan menengah atas
Kalangan menengah dan menengah atas
Kalangan menengah dan menengah atas
Kalangan menengah dan menengah atas
Kalangan menengah dan menengah atas
Pengguna sewaktu waktu
Pengguna sewaktu waktu
Pengguna sewaktu waktu
Pengguna sehari hari
Pengguna sehari hari
Pengguna sehari hari
Pengguna sehari hari
Pengguna sehari hari
Pengguna sehari hari
Pengguna sehari hari
Orang yang tengah sakit kepala.
Orang yang tengah masuk angin
Orang yang beraktivitas tinggi
Orang yang sadar kesehatan
Bagi bayi yang membutuhkan nutrisi
Bagi semua orang yang ingin menjaga berat badan
Orang yang ingin lancar buang air
Orang yang ingin menambah berat badan
Orang yang ingin mengurangi resiko kolesterol
Orang yang merasa sakit ditenggorokan
Kualitas Terbaik
Segmentasi Manfaat
Demografis Prilaku Psikografis
Hotel bintang lima ( penginapan berkualitas terbaik )
Pesawat terbang Internasional ( pesawat terbang bertaraf Internasional )
Sekolah Internasional ( Tempat pendidikan yang berkurikulum Internasional )
Operator selular ( dimanapun berada tetap mendapat signal )
Televise layar datar
Kalangan menengah dan menengah atas
Kalangan menengah dan menengah atas
Kalangan menengah dan menengah atas
Kalangan menengah dan menengah atas
Kalangan menengah dan menengah atas
Pengguna sewaktu waktu
Pengguna sewaktu waktu
Pengguna sewaktu waktu
Pengguna sewaktu waktu
Pengguna keseharian
Pengguna keseharian Orang yang ingin menginap di tempat yang sangat nyaman
Orang yang ingin bepergian dengan fasilitas terbaik
Orang yang ingin menuntut ilmu dengan fasilitas terbaik
Orang yang ingin dapat selalu dihubungin dimanapun berada
Orang yang ingin hiburan dengan kualitas baik
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
By Isnandar Teguh Hendra Kusuma on 4:21 AM
Kwalitas,merupakan suatu motivasi bagi konsumen untuk mengkonsumsi sesuatu produk.Banyak alasan yang melatarbelakangi seorang konsumen memutuskan untuk menggunakan suatu produk entah atas dasar ekonomi yakni harga yang menjadi bahan pertimbangan sehingga seberapa kecil Rupiah perbedaan atas harga barang yang satu dengan lainnya namun sejenis maka itu akan menjasdi salah satu motivasi konsumen untuk memilih menggunakannya. Atau atas dasar kesehatan, seorang konsumen yang sangat memperhatikan tingkat keselamatan dan kesehatan atas barang yang dikonsumsi biasanya harga seringkali tak menjadi tolak ukur. Baginya, kesehatan merupakan suatu hal yang tak terbayar asalkan produk yang digunakan benar benar memberikan manfaat dan atas kesehatannyapun tak terganggu itu sudah cukup.Dari segi manfaat maupun dampak dan hasil yang didapatkan dan semua itu berimbalan dari segi harga. Tak ada salahnya bila satu produk dengan produk sejenis lainnya memiliki harga yang cukup dapat dikatan Significant perbedaan harganya apabila semua itu dibayar dengan perbedaan tingkat kualitas yang didapat atasnya.
Konsumen memiliki masing masing alasan dan motivasi tersendiri untuk mengkonsumsi suatu produk. Sampai terkadang Higienitaspun menjadi tolak ukur untuk mengkonsumsi suatu. Hal tersebutlah yang banyak menjadi pembentuk gaya hidup bagi sebagian masyarakat. Dan merupakan salah satu penyebab mengapa semakin hari masyarakat semakin senang untuk berbelanja di pasar Swalayan dibandingkan dengan pasar Trasdisional. Keadaan yang nyaman,rasa kebersihan,serta kwalitas yang lebih baik seringkali menjadi alasan dan sangat terasa pada kedua pasar. Tak heran mengapa bisnis Retaail semacam pasar swalayan terus dan terus menerus berkembang dengan pesatnya. Dan tak dipungkiri lagi seorang konsumen dapat mengkonsumsi suatu barang atau berulang kali mendatangi suatu tempat untuk mendapatkan sesuatu atas dasar kwalitas. Apabila seorang konsumen telah merasa nyaman akan kwalitas barang yang ia konsumsi dan tetap memberikannya rasa puas maka konsumenpun tidak akan berpindah haluan untuk mengkonsumsi produk lain.
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
PERENCANAAN UNTUK PRODUK BARU
By Isnandar Teguh Hendra Kusuma on 4:13 AM
A. PENDAHULUAN
Produk baru menjadi pusat perhatian seluruh perusahaan, karena sumbangannya jelas untuk kelangsungan hidup dan kemakmuran perusahaan. Perencanaan produk baru merupakan kegiatan strategis yang penting dan menuntut. Produk baru yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen membantu memperkuat posisi organisasi di pasar yang sudah ada dan untuk berpindah ke pasar-pasar baru.
B. PERENCANAAN PRODUK SEBAGAI PROSES PEMUASAN KONSUMEN
Pemerkenalan produk baru diklasifikasikan atas dasar: (1) tingkat baru di pasar; dan (2) tingkat baru bagi perusahaan. Ada enam kategori definisi produk baru, yaitu:
1.Produk baru bagi dunia nyata (New-to-the-world products). Produk baru yang menciptakan pasar yang seluruhnya baru (10% dari total perkenalan baru).
2.Lini produk baru (New Product lines). Produk baru yang untuk pertama kalinya, memberi kesempatan kepada perusahaan memasuki pasar yang sudah mantap (20% dari total).
3.Tambahan pada lini produk yang sudah ada (Additions to existing products). Produk baru yang melengkapi lini produk yang sudah mantap (26% dari total).
4.Perpaikan pada/revisi terhadap produk yang sudah ada (Improvements in/revisions to existing products). Produk baru yang memiliki kinerja lebih atau memiliki nilai persepsi yang lebih besar dan mengganti produk yang sudah ada (26% dari total).
5.Penempatan kembali produk yang sudah ada (Repositioning). Produk yang sudah ada ditargetkan pada pasar atau segmen pasar yang baru (7% dari total).
6.Pengurangan biaya (Cost reductions). Produk baru yang memberikan kinerja hampir sama dengan biaya yang lebih rendah (11% dari total).
Strategi Korporasi dan Bisnis
Identifikasi dan evaluasi segmen pasar oleh selutuh tim manajemen membantu menentukan segmen mana yang memberikan peluang masuknya produk baru bagi organisasi.
Analisis ekstensif tentang konsumen yang ada, yang potensial, serta persaingan sangat penting bagi perencanaan produk baru.
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Definisi/Pengertian Harga, Tujuan & Metode Pendekatan Penetapan Harga - Manajemen Pemasaran
By Isnandar Teguh Hendra Kusuma on 4:03 AM
A. Definisi / Pengertian Harga (Price)
Harga merupakan salah satu bagian yang sangat penting dalam pemasaran suatu produk karena harga adalah satu dari empat bauran pemasaran / marketing mix (4P = product, price, place, promotion / produk, harga, distribusi, promosi). Harga adalah suatu nilai tukar dari produk barang maupun jasa yang dinyatakan dalam satuan moneter.
Harga merupakan salah satu penentu keberhasilan suatu perusahaan karena harga menentukan seberapa besar keuntungan yang akan diperoleh perusahaan dari penjualan produknya baik berupa barang maupun jasa.
Menetapkan harga terlalu tinggi akan menyebabkan penjualan akan menurun, namun jika harga terlalu rendah akan mengurangi keuntungan yang dapat diperoleh organisasi perusahaan.
B. Tujuan Penetapan Harga
1. Mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya
Dengan menetapkan harga yang kompetitif maka perusahaan akan mendulang untung yang optimal.
2. Mempertahankan perusahaan
Dari marjin keuntungan yang didapat perusahaan akan digunakan untuk biaya operasional perusahaan. Contoh : untuk gaji/upah karyawan, untuk bayar tagihan listrik, tagihan air bawah tanah, pembelian bahan baku, biaya transportasi, dan lain sebagainya.
3. Menggapai ROI (Return on Investment)
Perusahaan pasti menginginkan balik modal dari investasi yang ditanam pada perusahaan sehingga penetapan harga yang tepat akan mempercepat tercapainya modal kembali / roi.
4. Menguasai Pangsa Pasar
Dengan menetapkan harga rendah dibandingkan produk pesaing, dapat mengalihkan perhatian konsumen dari produk kompetitor yang ada di pasaran.
5. Mempertahankan status quo
Ketika perusahaan memiliki pasar tersendiri, maka perlu adanya pengaturan harga yang tepat agar dapat tetap mempertahankan pangsa pasar yang ada.
C. Cara / Teknik / Metode Penetapan Harga Produk
1. Pendekatan Permintaan dan Penawaran (supply demand approach)
Dari tingkat permintaan dan penawaran yang ada ditentukan harga keseimbangan (equilibrium price) dengan cara mencari harga yang mampu dibayar konsumen dan harga yang diterima produsen sehingga terbentuk jumlah yang diminta sama dengan jumlah yang ditawarkan.
2. Pendekatan Biaya (cost oriented approach)
Menentukan harga dengan cara menghitung biaya yang dikeluarkan produsen dengan tingkat keuntungan yang diinginkan baik dengan markup pricing dan break even analysis.
3. Pendekatan Pasar (market approach)
Merumuskan harga untuk produk yang dipasarkan dengan cara menghitung variabel-variabel yang mempengaruhi pasar dan harga seperti situasi dan kondisi politik, persaingan, sosial budaya, dan lain-lain.
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
Bauran Pemasaran Sampoerna A Mild
By Isnandar Teguh Hendra Kusuma on 1:05 AM
Bauran pemasaran merupakan kombinasi dari empat variabel yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan dan dapat dikendalikan oleh perusahaan seefektif mungkin. Variabel-variabel tersebut dikelompokkan menajdi empat kelompok utama yang dikenal dengan 4 p’s, yaitu Product, Price, Promotion, dan Place. Product (produk) adalah sesuatu yang bisa ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian, pembelian, pemakaian, atau konsumsi yang dapat memenuhi keinginan atau kebutuhan. Price (harga) adalah sejumlah uang yang dibebankan untuk sebuah produk atau jasa. Secara lebih luas, harga adalah keseluruhan nilai yang ditukarkan konsumen untuk mendapatkan keuntungan dari kepemilikan terhadap sebuah produk atau jasa. Promotion (promosi) adalah suatu kegiatan yang dimaksud untuk membantu mendapatkan konsumen yang bersedia membeli produk atau jasa suatu perusahaan. Place (tempat) adalah berbagai kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk membuat produknya mudah diperoleh dan tersedia untuk konsumen sasaran. Sebagai salah satu variabel marketing mix, place/ distribusi mempunyai peranan yang sangat penting dalam membantu perusahaan memastikan produknya, karena tujuan dari distribusi adalah menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen pada waktu dan tempat yang tepat.
Sampoerna A Mild yang merupakan product rokok yang memodifikasi produk-produk pendahulunya dengan menawarkan keistimeaan bagi para konsumennya agar mendapat simpati dari masyarakat luas sehingga dapat menawarkan produknya dengan lingkup pemasaran yang lebih luas. Selain dengan menawarkan keistimewaan dari produk, Sampoerna A Mild juga menawarkan harga yang lebih terjangkau dan isi yang lebih banyak dari produk rokok lainnya, sehingga sangat membantu bagi para konsumen untuk mendapatkan produk tersebut untuk pemenuhan keinginannya.
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO
